Obat Hipertiroid Alami

Obat Hipertiroid Alami Paling Ampuh

Pengaruh Hipertiroid Terhadap Kehamilan

Hipertiroid pada Kehamilan

Pengaruh Hipertiroid Terhadap Kehamilan – Hipertiroid dalam kehamilan hampir selalu disebabkan karena penyakit Grave yang merupakan suatu penyakit otoimun. Sampai sekarang etiologi penyakit Grave tidak diketahui secara pasti.

hipertiroid
Beberapa hasil studi menyebutkan adanya peran Human Leucocyte Antigen (HLA) tertentu terutama pada lokus B dan D. Grumet dan kawan-kawan (1974) telah berhasil mendeteksi adanya HLA-B8 pada 47% penderita penyakit Grave. Meningkatnya frekwensi haplotype HLA-B8 pada penyakit Grave diperkuat pula oleh peneliti-peneliti lain. Studi terakhir menyebutkan bahwa peranan haplotype HLA-B8 pada penyakit Grave berbeda-beda diantara berbagai ras. Gray dan kawan-kawan (1985) menyatakan bahwa peranan faktor lingkungan seperti trauma fisik, emosi, struktur keluarga, kepribadian, dan kebiasaan hidup sehari-hari tidak terbukti berpengaruh terhadap terjadinya penyakit Grave. Sangat menarik perhatian bahwa penyakit Grave sering menjadi lebih berat pada kehamilan trimester pertama, sehingga insiden tertinggi hipertiroid pada kehamilan akan ditemukan terutama pada kehamilan trimester pertama. Sampai sekarang faktor penyebabnya belum diketahui dengan pasti.

Pada usia kehamilan yang lebih tua, penyakit Grave mempunyai kecenderungan untuk remisi dan akan mengalami eksaserbasi pada periode postpartum. Tidak jarang seorang penderita penyakit Grave yang secara klinis tenang sebelum hamil akan mengalami hipertiroid pada awal kehamilan. Sebaliknya pada usia kehamilan yang lebih tua yaitu pada trimester ketiga, respons imun ibu akan tertekan sehingga penderita sering terlihat dalam keadaan remisi. Hal ini disebabkan karena terjadi perubahan sistem imun ibu selama kehamilan.

hipertiroid pada kehamilan
Pada kehamilan akan terjadi penurunan respons imun ibu yang diduga disebabkan karena peningkatan aktifitas sel T supresor janin yang mengeluarkan faktor-faktor supresor. Faktor-faktor supresor ini melewati sawar plasenta sehingga menekan sistem imun ibu. Setelah plasenta terlepas, faktor-faktor supresor ini akan menghilang. Hal ini dapat menerangkan mengapa terjadi eksaserbasi hipertiroid pada periode postpartum. Setelah melahirkan terjadi peningkatan kadar TSAb yang mencapai puncaknya 3 sampai 4 bulan postpartum. Peningkatan ini juga dapat terjadi setelah abortus. Suatu survai yang dilakukan oleh Amino dan kawan-kawan (1979-1980) menunjukkan bahwa 5,5% wanita Jepang menderita tiroiditis postpartum. Gambaran klinis tiroiditis postpartum sering tidak jelas dan sulit dideteksi. Tiroiditis postpartum biasanya terjadi 3-6 bulan setelah melahirkan dengan manifestasi klinis berupa hipertiroid transien diikuti hipotiroid dan kemudian kesembuhan spontan. Pada fase hipertiroid akan terjadi peningkatan kadar T4 dan T3 serum dengan ambilan yodium radioaktif yang sangat rendah (0 – 2%). Titer antibodi mikrosomal kadang-kadang sangat tinggi. Fase ini biasanya berlangsung selama 1 – 3 bulan, kemudian diikuti oleh fase hipotiroid dan kesembuhan, namun cenderung berulang pada kehamilan berikutnya. Terjadinya tiroiditis postpartum diduga merupakan “rebound phenomenon” dari proses otoimun yang terjadi setelah melahirkan.

Pengaruh hipertiroid terhadap kehamilan

Hipertiroid akan menimbulkan berbagai komplikasi baik terhadap ibu maupun janin dan bayi yang akan dilahirkan.

Pengaruh terhadap ibu:
1. Payah jantung
Keadaan hipertiroid dalam kehamilan dapat meningkatkan morbiditas ibu yang serius, terutama payah jantung. Mekanisme yang pasti tentang terjadinya perubahan hemodinamika pada hipertiroid masih simpang siur. Terdapat banyak bukti bahwa pengaruh jangka panjang dari peningkatan kadar hormon tiroid dapat menimbulkan kerusakan miokard, kardiomegali dan disfungsi ventrikel. Hormon tiroid dapat mempengaruhi miokard baik secara langsung maupun tidak langsung.
2. Krisis Tiroid
Salah  satu komplikasi gawat yang dapat terjadi pada wanita hamil dengan hipertiroid adlah krisi tiroid. Hali ini dapat terjadi karena adanya faktor-faktor pencetus antara lain persalinan, trauma dan infeksi.Selain krisis tiroid dapat pula terjadi pada pasien-pasien hipertiroid hamil yang tidak terdiagnosis atau mendapat pengobatan yang tidak adekuat.
3. Tiroiditis Postpartum
Tiroiditis Postpartum adalah suatu kelainan otoimun yang dirtandai dengan tirotoksikosis transient diikuti dengan hipotiroid, akibat infiltrasi limfositik di dalam kelenjar tiroid.
Perjalanan penyakit tiroiditis postpartum yang klasik ditandai dengan 3 fase, yaitu fase pertama, periode hipertiroid yang mulai terjadi 1 – 6 bulan setelah melahirkan dan berakhir sekitar 1 – 2 bulan; fase kedua, periode hipotiroid yang terjadi 4 – 6 bulan setelah melahirkan; dan fase ketiga, periode penyembuhan yaitu sekitar 1 tahun setelah melahirkan. Pengobatan diberikan sesuai gambaran klinis masing-masing fase diatas.

Dapat disimpulkan bahwa hipertiroid dalam kehamilan lebih sering disebabkan oleh penyakit Grave yang merupakan penyakit otoimun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Obat Hipertiroid Alami © 2018 Frontier Theme